REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan, saat ini Kementerian Perindustrian sedang menyusun peta jalan (road map) kendaraan penumpang. Apalagi, ke depan akan mulai masuk kendaraan listrik dengan konsep menggunakan motor di semua roda.
Putu menjelaskan, selama ini mobil penumpang menggunakan konsep 4x2, yakni kendaraan roda empat dengan sistem penggerak yang hanya memungkinkan dua roda untuk menerima tenaga dari mesin secara bersamaan. Padahal, saat ini model kendaraan penumpang sudah bervariasi, mulai dari sedan, SUV, dan cross over.
Selain itu, kendaraan penumpang sudah meningkatkan teknologi dengan konsep 4x4, yakni kendaraan roda empat dengan sistem penggerak yang memungkinkan keempat roda untuk menerima tenaga dari mesin secara bersamaan.
"Kalau gak dibuat road map-nya, Indonesia bisa ketinggalan karena mobil-mobil ini ke depan akan mahal sekali," ujar Putu di Jakarta, Selasa (23/2).
Salah satu tujuan dibuatnya road map tersebut, yakni untuk mendorong ekspor karena mobil penumpang memiliki permintaan tinggi di dunia. Sementara, jika Indonesia hanya mengandalkan jenis kendaraan MVP, pasarnya sangat terbatas. Dengan adanya road map tersebut, Indonesia bisa menjadi basis produksi yang besar.
"Ini yang menjadi pemikiran kita ke depan supaya jenis produknya banyak dan bisa meng-cover market dunia lebih banyak lagi," kata Putu.
Putu menargetkan road map tersebut bisa rampung pada 2016. Pasalnya, sejumlah negara tetangga, seperti Thailand, Filipina, dan Malaysia, sudah cukup lama mempersiapkan road map yang sama. Apabila road map ini tidak segera selesai, mobil produksi Indonesia tidak masuk ke negara-negara lain karena mereka sudah memiliki agenda dan aturan lebih dulu.