Selasa 10 Feb 2015 18:16 WIB

Pertamina: Harga Solar Belum Tentu Turun Bulan Ini

Rep: Satria Kartika Yudha/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
  Nelayan mengisi solar ke dalam jerigen di dermaga kapal ikan Karangsong, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (6/11).   (Antara/Dedhez Anggara)
Nelayan mengisi solar ke dalam jerigen di dermaga kapal ikan Karangsong, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (6/11). (Antara/Dedhez Anggara)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - PT. Pertamina (Persero) tidak bisa memastikan ihwal penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar pada bulan ini. Pertamina masih harus melakukan pengkajian apakah harga solar pantas turun atau tidak.

"Belum tahu (turun atau tidak). Akan dievaluasi pertengahan bulan ini," kata Direktur Pemasaran Ahmad Bambang melalui pesan singkat kepada Republika.

Sebelumnya, Plt Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral I Gusti Nyoman Wiratadja menyatakan harga solar kemungkinan akan turun pada bulan ini. Penurunan ini mengacu pada harga acuan di Singapura yakni Mid Oil Platts Singapore (MOPS) yang cenderung turun.

Sebenarnya, tambah Ahmad, pemerintah dan DPR RI sudah sepakat bahwa penetapan harga BBM akan dilakukan setiap sebulan sekali dari rencana awal setiap dua minggu sekali. "Itu dikarenakan masalah rata-rata inventori. Belum lagi, kita pesan BBM-nya minimal tiga bulan sebelumnya," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement