Senin 26 Jan 2015 11:40 WIB

DIB Cetak Peningkatan Laba 64 Persen

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Dubai Islamic Bank
Foto: thedubaimall.com
Dubai Islamic Bank

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Bank pembiayaan terbesar milik Uni Emirat Arab, Dubai Islamic Bank (DIB), meraih peningkatan laba bersih 64,1 persen di kuartal ke empat 2014 seiring perkembangan positif ekonomi syariah.

DBI berada di urutan ke tiga bank peraih laba terbesar setelah Emirates NBD dan Mashreq. DIB sendiri tidak memerinci pendapatan mereka selama kuartal empat.

Reuters, Ahad (25/1) memprediksi DIB mencetak laba 850 juta dirham (231,4 juta dolar AS) dalam tiga bulan hingga 31 Desember 2014. Jumlah ini naik dari 518 juta dirham untuk periode yang sama pada 2013.

Pendapatan bank di Dubai diprediksi akan didukung kembali membaiknya pasar properti setelah satu dekade lesu. Selain itu ekonomi Dubai disebut akan kembali membaik setelah mengalami turbulensi.

Bisnis pembiayaan DIB melejit 31,9 persen year on year menjadi 73,98 juta dirham di akhir 2014. Angka ini jauh di atas rata-rata industri yang dicatat bank sentral hanya 10,2 persen.

DIB menyebut laba bersih sepanjang 2014 senilai 2,80 miliar dirham atau naik 63,2 persen year on year.

Sumber laba terbesar berasal dari biaya jasa dan komisi sebesar 49 persen atau 1,2 miliar dirham. Sisanya berasal dari segmen-segmen bisnis korporasi dan konsumer.

Banyak bank yang menyeimbangkan pendapatan baik dari peningkatan target biaya jasa maupun dari selisih pendapatan suku bunga di tengah persaingan suku bunga yang rendah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement