Senin 03 Nov 2014 10:38 WIB

Senin Pagi, Rupiah Menguat Jadi Rp 12.078

Rupiah
Foto: Bismo/Republika
Rupiah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin pagi, menguat tujuh poin. Rupiah pun melonjak menjadi Rp12.078 dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.085 per dolar AS.

"Laju rupiah melanjutkan penguatan meski tipis seiring dengan ekspektasi positif terhadap data-data ekonomi yang akan dirilis pada awal pekan ini (3/11) oleh badan pusat statistik (BPS)," kata Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Senin (3/11).

Ia menambahkan bahwa pelaku pasar uang juga merespon positif pernyataan pemerintah. Pemerintah sebelumnya menyatakan akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sebelum Januari 2015 untuk mengatasi defisit APBN.

"Kendati demikian, pelaku pasar perlu tetap mewaspadai potensi penurunan jika data ekonomi domestik tidak sesuai dengan ekspektasi," katanya.

Analis pasar uang Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto menambahkan bahwa pernyataan pemerintah mengenai penaikan harga BBM bersubsidi sebelum awal Januari 2015 masih menjadi salah satu sentimen positif bagi mata uang rupiah.

Menurut dia, dengan dinaikkannya harga BBM bersubsidi itu diperkirakan defisit neraca transaksi berjalan Indonesia akan berkurang, sehingga akan dinilai positif oleh investor. Di sisi lain, lanjut dia, inflasi Oktober diperkirakan mencapai 0,5 persen dan neraca perdagangan  Indonesia periode September tahun ini diperkirakan juga membaik atau mengalami surplus meski tidak terlalu signifikan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement