REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- "Selamat tinggal, twitter. Ini menjadi perjalanan luar biasa, dan saya menghargai sebuah kenangan'.
Kira-kira begitulah yang diungkapkan Ali Rowghani dalam akun twitter pribadinya saat memutuskan hengkang dari Twitter beberapa hari lalu. Rowghani merupakan Chief Operating Officer (COO) Twitter dan bergabung sejak 2010.
Dilansir dari CNN, Dick Costolo selaku CEO Twitter kemudian membalasnya dalam akun twitter pribadinya. "Terima kasih untuk menjadi seorang eksekutif dan mitra yang luar biasa. Twitter akan berhasil tanpa Anda".
Rowghani bergabung dengan Twitter sebagai Chief Financial Officer. Kemudian pada 2012 dia menjabat sebagai COO. Di tangan Rowghani twitter mampu mendapatkan beragam penawaran umum dan sukses.
Namun pada 2013 hingga sekarang, sosial media ini tidak mampu meningkatkan jumlah penggunanya lagi. Hal ini yang membuat para investor khawatir.
Saham twitter turun hampir 42 persen tahun ini. Kemudian terjadi rebound sebesar 20 persen. Namun saham dikabarkan naik sebesar empat persen beberapa hari lalu.
Setelah Rowghani hengkang, dia dikabarkan akan tetap menjadi penasihat strategis untuk twitter. Sementara tugasnya sebagai COO digantikan oleh manajer lain. Twitter tidak berniat menyewa orang lain untuk menggantikan mantan eksekutif Pixar tersebut.