Ahad 25 May 2014 21:01 WIB
Pameran Produksi Indonesia 2014

Saung Angklung Udjo Hibur Pengunjung Pameran Produk Lokal

Saung Angklung Mang Udjo
Foto: bandungcitytours.blogspot.com
Saung Angklung Mang Udjo

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ada yang menarik di ajang Pameran Produksi Indonesia (PPI) 2014 di pada Sabtu kemarin (24/5), Harris Conventions Festifal Citylink, Bandung, Jawa Barat (Jabar). Para pengunjung terhibur dengan alunan orkestra rumpun bambu yang dibawakan seniman dari Saung Angklung Udjo.

Salah satu seniman, Saung Angklung Udjo, Yayat (47 tahun) mengaku senang bisa menghibur para pengunjung selama mendatangi stand demi standi pameran tersebut. "Selain pameran ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaaan terhadap produk dalam negeri, tetapi juga ada sajian yang dapat menumbuhkan kebanggaan terhadap kebudayaan bangsa sendiri. Pameran ini sangat cocok jika membawa keluarga,” paparnya.

Saung Angklung Udjo sudah pernah tampil di berbagai negara, diantaranya Malaysia, Amerika dan Singapura, bahkan mereka juga pernah melakukan pertunjukan di Washington DC, AS, dengan mengajak sebanyak 5 ribu orang untuk bermain angklung bersama.

Pameran yang diselenggarakan oleh Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tersebut berlangsung sejak Kamis (22/5) hingga Ahad, 25 Mei 2014. Kegiatan ini diikuti sebanyak 130 peserta dengan menampilkan berbagai produk unggulan, di antaranya adalah mobil buatan dalam negeri, furnitur, alat kesehatan dan alat industri pertahanan, elektronika dan peralatan rumah tangga, alat musik dan olahraga, herbal dan kosmetik, makanan dan minuman, batik dan tenun, serta perhiasan dan kerajinan.

Jumlah transaksi pada hari kedua mencapai Rp 182,58 juta. Namun, menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenperin, Hartono, kegiatan PPI ini tidak mentargetkan besarnya nilai transaksi atau omzet penjualaan, karena tujuan utamanya adalah mengedukasi masyarakat untuk bangga menggunakan produk dalam negeri. "Sekaligus unjuk kemampuan industri dalam negeri sebagai upaya membangun terwujudnya kemandirian industri nasional," katanya. n ed: zaky al hamzah

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement