Senin 20 Jan 2014 16:51 WIB

Diminta Naikkan Lagi Harga BBM, Ini Tanggapan Pemerintah

Rep: Friska Yolandha/ Red: Nidia Zuraya
Bambang Brodjonegoro
Foto: Republika/Yogi Ardhi
Bambang Brodjonegoro

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, pemerintah tidak akan mengambil langkah kebijakan apapun sampai pemilihan legislatif rampung. Pasalnya saat ini anggota DPR akan disibukkan dengan urusan pemilihan umum (pemilu).

Anggaran saat ini dinilai Bambang belum final. Menurutnya, masih banyak subsidi BBM justru dinikmati oleh masyarakat yang seharusnya tidak menerima subsidi.

Bambang tidak menyebutkan kebijakan seperti apa yang akan diambil terkait subsidi tersebut. Menurutnya, apapun kebijakan yang diambil haruslah yang bertujuan untuk mengurangi defisit. "Ke depan kebijakan subsidi harus membuat anggaran lebih efisien," kata Bambang.

Ada beberapa pilihan untuk penetapan subsidi BBM, yaitu melalui subsidi tetap. Sehingga, harga BBM disubsidi per liter, bukan dipatok harga jual premiumnya. Dengan skema ini, harga BBM akan mengikuti fluktuasi harga pasar. "Tapi itu baru salah satu opsi," kata Bambang, Senin (20/1).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement