Rabu 04 Sep 2013 16:54 WIB

Astra Otoparts Gandeng Investor Jepang Buat Usaha Patungan

Rep: Friska Yolandha/ Red: Nidia Zuraya
astraotopart
Foto: component.astra.co.id
astraotopart

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan otomotif PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) menggandeng perusahaan Jepang dalam rangka pengembangan binsis di bidang komponen otomotif. Perjanjian kerja sama dengan Metal Art Corporation ini dilakukan dengan pembentukan satu perusahaan patungan.

"Astra Otoparts memegang 30 persen saham perusahaan patungan," ujar Direktur Astra Otoparts Robby Sani dalam keterangannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/9).

Perusahaan patungan ini akan memproduksi forging parts yang ditujukan untuk pasar Original Equipment for Manufacturer (OEM) kendaraan roda empat seperti crangshaft, gears, dan connecting rod. Perusahaan patungan ini akan membangun pabrik di Karawang Indternational Industrial City, Jawa Barat.

Pabrik baru tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 3,2 hektare. Perseroan menargetkan pabrik tersebut akan mulai memproduksi secara massal pada Juli 2014 dengan estimasi kapasitas produksi sebesar 60 ribu unit di 2014. "Ditargetkan pada 2017 kapasitas produksi menjadi 8,7 juta unit," kata Robby.

Astra Otoparts merupakan perusahaan komponen yang memproduksi komponan baik untuk OEM maupun pasar suku cadang pengganti (REM). Astra tidak hanya menyuplai produknya untuk kebutuhan dalam negeri, namun juga ke lebih dari 30 negara di Timur Tengah, Asia Oceania, Afrika, Eropa, dan Amerika.

Sedangkan Metal Art Corporation merupakan produsen forging untuk berbagai industri termasuk kendaraan roda empat, mesin konstruksi, dan mesin pertanian. Perusahaan yang berpusat di Kusatsu, Chiga, Jepang, ini memiliki teknologi forging spesifik untuk memproduksi komponen mesin seperti crankshaft, connecting rod, dan transmission gear.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement