Senin 12 Aug 2013 13:42 WIB

Cabai Mulai Turun, Harga Daging Ayam Masih Mahal

Rep: Rahmi Suci Ramadhani/ Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
Daging ayam yang dijual di pasar tradisional.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Daging ayam yang dijual di pasar tradisional.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Perayaan Lebaran telah usai. Harga sejumlah komoditas di Pasar Kemirimuka, seperti cabai dan sayur-sayuran berangsur turun. Cabai rawit merah turun menjadi Rp 70 ribu per kilogram dari semula menembus Rp 90 ribu. Hanya saja komoditas lainnya yaitu daging ayam potong belum mengalami penurunan harga.

Sejumlah pedagang daging ayam di Pasar Kemirimuka menatakan harga daging ayam potong masih terbilang mahal. Ayam ukuran sedang dijual seharga Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per ekor. Sementara ayam ukuran besar dijual berkisar Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu.

‘’Kalau per kilogram masih Rp 36 ribuan. Mungkin kira-kira turun semingguan lagi karena sekarang penjual DOC (day old chicken atau bibit ayam) juga masih pada tutup,’’ kata Sukardi (50 tahun), salah seorang pedagang ayam. Menurut Sukardi, jika dijual kiloan, harga ayam justru lebih mahal. Pedagang yang mendapat pasokan ayam dari daerah Tanah Baru, Depok memilih menjual ayam per ekor.

Hal senada diungkapkan Nur Sidik (38 tahun), pedagang ayam lainnya. Menurut Sidik, harga ayam akan turun apabila harga jual ayam dari kandang juga turun. Pedagang ayam yang memperoleh pasokan dari Bogor ini pun menyatakan, saat ini baik pasokan maupun pembeli ayam masih terbilang sepi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement