REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN--Bank Indonesia mendukung pengembangan peternakan kerbau rawa Kalimantan Selatan. Peternakan itu diperlukan guna memenuhi kebutuhan daging sekala regional maupun nasional.
Dukungan Bank Indonesia terhadap pengembangan peternakan kerbau rawa tersebut antara lain dengan diselenggarakannya seminar Kerbau Rawa, Tantangan dan Peluang Investasi, di Aula Bank Indonesia, Selasa (11/6).
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kalimantan Mokhammad Dadi Aryadi mengungkapkan, seminar tersebut dilakukan sebagai bagian dalam menjaring tambahan informasi, saran maupun masukan dari pihak-pihak terkait guna penyempurnaan hasil penelitian tentang kerbau rawa.
"Penelitian terhadap potensi peternakan tersebut bermanfaat untuk memberikan keyakainan kepada perbankkan maupun pihak lain untuk menukung UMKM Kalimantan Selatan melalui "Lending Model" usaha peternakan kerbau rawa," katanya.
Penelitian, kata dia, juga dilakukan sebagai upaya mempromosikan kearifan lokal dari Kabupaten Hulu Sungai Utara yakni wisata fauna Kerbau Rawa Kalimantan Selatan.
Kerbau rawa tambah dia, merupakan salah satu ikon pariwisata di Kalimantan yang keberadaannya harus dilestarikan sehingga perlu keterlibatan seluruh pihak terkait untuk mendukungnya termasuk sektor perbankan.
"Agar bisa mendapatkan dukungan perbankan, kami perlu melakukan intermediasi antara bank dengan peternak serta memberikan sumbang saran pemanfaatan daging kerbau sebagai salah satu alternatif dalam memenuhi kebutuhan daging nasional," katanya.
Menurut Dadi, apabila potensi tersebut bisa diberdayakan secara optimal, maka selain dapat mengurangi ketergantungan impor daging, juga pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan para peternakan kerbau dan masyarakat.