Kamis 02 May 2013 15:13 WIB

BRI Kucuri Kredit ke KBN Rp 535,5 Miliar

Rep: Nur Aini/ Red: Nidia Zuraya
Nasabah mendapatkan pelayanan dari petugas di Kantor Cabang PT Bank Rakyat Indonesia.
Foto: ANTARA/Teresa May
Nasabah mendapatkan pelayanan dari petugas di Kantor Cabang PT Bank Rakyat Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bank Rakyat Indonesia (BRI) memberikan kredit sebesar Rp 535,5 miliar kepada PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) untuk pendanaan belanja modal (capital expenditure/capex) perusahaan 2013. Pinjaman itu berjangka waktu selama sembilan tahun dan akan digunakan untuk revitalisasi sarana dan prasarana serta pengembangan usaha pengelolaan kawasan industri dan logistik.

Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan oleh Direktur Utama KBN, HM Sattar Taba, dan Direktur Bisnis Kelembagaan dan BUMN BRI, Asmawi Syam. Pendanaan Capex 2013 ini merupakan yang pertama kali diberikan oleh perbankan kepada KBN sejak didirikan pada tahun 1986.

Dalam penandatanganan perjanjian yang dilakukan pada Kamis (2/5) di Kantor Pusat KBN, Jakarta itu, Asmawi mengatakan, ke depannya kerja sama antara KBN dan BRI akan diperluas pada spektrum kerja sama produk dan layanan perbankan lainnya.

“Secara khusus, kerjasama ini diharapkan dapat mempererat kerjasama yang telah terjalin sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi kedua perusahaan,” ujar Asmawi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/5).

Selain kepada KBN, BRI juga telah memberikan dukungan pembiayaan kepada BUMN lain. Dengan demikian, saat ini BRI telah mendukung pembiayaan sebanyak 81 BUMN, baik induk maupun anak perusahaan seperti PT PLN, PT Pertamina, PT Telkom, PT Pegadaian, Perum Bulog, BUMN Perkebunan, BUMN Karya, dan BUMN Industri Strategis.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement