Senin 02 Apr 2012 15:07 WIB

Mantap, 'Ayam Bakar Mas Mono' Go International

Rep: Aghia Khumaesi/ Red: Hazliansyah
Pemilik Restoran Ayam Bakar Mas Mono, Agus Pramono memberikan materi kewirausahaan kepada peserta Bincang Bisnis Kreatipreneur Republika di Kantor Harian Republika, Pejaten, Jakarta Selatan, Selasa (3/1)
Foto: Republika/Aditya
Pemilik Restoran Ayam Bakar Mas Mono, Agus Pramono memberikan materi kewirausahaan kepada peserta Bincang Bisnis Kreatipreneur Republika di Kantor Harian Republika, Pejaten, Jakarta Selatan, Selasa (3/1)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kuliner Indonesia 'Ayam Bakar Mas Mono' telah mantap untuk go International. Hal ini ditandai dengan penandatangan MoU dalam 'event Go Global Official Signing of Ayam Bakar Mas Mono's launch into Malaysia', yaitu sebuah acara kerjasama Master Franchise Ayam Bakar Mas Mono di Malaysia, Senin (2/4).

"Ini merupakan hal yang membahagiakan, karena akhirnya waralaba lokal yang diwakili oleh Ayam Bakar Mas Mono dapat mengembangkan sayapnya ke luar negeri dan ini baru langkah awal," ujar Hendy Setiono, Presiden Director PT. Panen Raya Indonesia, Senin (2/4).

Hal yang sama juga dikatakan oleh Agus Pramono atau yang lebih dikenal dengan mas mono, pemilik Brand 'Ayam Bakar Mas Mono' bahwa, perjanjian 'Go Internasional' ini sangat menggembirakan dan merupakan salah satu mimpinya setelah kurang lebih sepuluh tahun menjalankan usaha ini. "Sejak tahun 2010 saya sudah memimpikan 'Ayam Bakar Mas Mono' menjadi Internasional Franchise di beberapa negara seperti, Malaysia, Singapura, Arab Saudi dan lainnya," ungkap Mas Mono.

Kerjasama Master Franchise Ayam Bakar Mas Mono di Malaysia ini, berawal dari ketertarikan seorang pelanggan Malaysia bernama Mr. Mohd. Lutfi yang suka dengan rasa Ayam Bakar Mas Mono. Sebab, rasa ayamnya dinilai cocok dengan lidah orang-orang Malaysia. "Saya memilih kerjasama dengan Ayam Bakar Mas Mono karena menu makanan ini belum ada di Malaysia dan rasanya enak, satu selera dengan orang Malaysia," pungkas Mohd. Lutfi, Enterpreneur dan pengusaha muda Malaysia.

Lutfi juga mengaku yakin dengan kerjasama ini. Sebab, ia telah melakukan research di beberapa restoran melayu di Malaysia dan menurutnya rasa 'Ayam Bakar Mas Mono' enak dan berbeda dengan rasa makanan sejenis di restoran tersebut. Terlebih menu makan ayam bakar belum ada di restoran-restoran Melayu di Malaysia. "Saya yakin 'Ayam Bakar Mas Mono' akan berjaya di Malaysia," tambah Lutfi dengan yakin.

Kerjasama Master Franchise ini diawali dengan akan dibukanya tiga outlet 'Ayam Bakar Mas Mono' di Malaysia pada tahun ini. Dua diantaranya akan dibuka di Kuala Lumpur Internasional Airport (KLIA).

Gerai rumah makan 'Ayam Bakar Mas Mono' telah berdiri sejak tahun 2001 lalu. Perjalanannyapun berliku, mulai dari jualan di gerobak-gerobak. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, 'Ayam Bakar Mas Mono' merupakan salah satu waralaba lokal yang sukses. Rumah makan ini telah melakukan kerjasama franchise di beberapa wilayah Jakarta dengan membuka 30 gerai rumah makan. Untuk itu, dengan adanya penawaran kerjasama Master Franchise di Malaysia, Mas Mono berharap rumah makannya semakin disukai orang banyak, tapi tetap dengan standar dan rasa yang sama di setiap gerainya.

"Saya ingin semua cabang ataupun Franchise dimanapun mempunyai rasa, pelayanan, standar dan SOPnya sama," tegas mas Mono.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement