Kamis 05 Nov 2015 13:41 WIB

Bank Mandiri Salurkan Kredit kepada Toko Obat

Rep: Binti Sholikah/ Red: Nidia Zuraya
Aktivitas perbankan di Bank Mandiri
Foto: antarafoto
Aktivitas perbankan di Bank Mandiri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Bank Mandiri bekerja sama dengan Enseval memperkuat infrastruktur distribusi dan perdagangan farmasi. Nantinya, Bank Mandiri akan memberikan fasilitas kredit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kepada toko obat binaan Enseval di berbagai wilayah Indonesia.

 

Direktur Mikro dan Bisnis Perbankan Bank Mandiri, Tardi, mengatakan, fasilitas kredit yang diberikan kepada toko-toko obat dapat digunakan untuk membiayai kebutuhan usaha produktif, baik untuk meningkatkan investasi maupun modal usaha.

"Kami berharap fasilitas kredit usaha mikro ini dapat membantu mempermudah dan memperluas jalur distribusi obat-obatan sehingga masyarakat dapat dengan mudah memperoleh obat yang dibutuhkan," kata Tardi dalam keterangan resmi, Kamis (5/11).

 

Tardi menjelaskan, pemberian kredit usaha tersebut akan difokuskan kepada toko obat dengan penjualan kurang dari Rp 200 juta. Pada tahap awal, program pembiayaan kredit usaha mikro tersebut akan dilakukan di toko-toko obat binaan enseval di tiga area, yaitu Bogor, Bekasi dan Jakarta. Jumlahnya mencapai lebih dari 1.500 toko.  

 

Bank Mandiri optimistis kerja sama dengan Enseval dapat mendorong pertumbuhan bisnis di segmen mikro. Hingga September 2015, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit ke segmen mikro sebesar Rp 40,18 triliun. Jumlah itu naik 28 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 31,34 triliun.

 

Hingga akhir tahun 2015 Bank Mandiri menargetkan kredit ke segmen mikro dapat tumbuh sekitar 20 persen (yoy) dibanding tahun lalu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement