Rabu 04 May 2022 11:22 WIB

BPH Migas: Pertamina Pastikan Stok BBM Aman

Stok yang ada saat ini sudah memenuhi persyaratan ketahanan pasokan.

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Gita Amanda
Jelang Hari Raya Idul Fitri, Anggota Komite BPH Migas Basuki Trikora Putra dan Eman Salman Arief melakukan kunjungan kerja ke Integrated Terminal Jakarta, salah satu terminal bahan bakar minyak Pertamina di wilayah Jakarta Utara. (ilustrasi)
Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
Jelang Hari Raya Idul Fitri, Anggota Komite BPH Migas Basuki Trikora Putra dan Eman Salman Arief melakukan kunjungan kerja ke Integrated Terminal Jakarta, salah satu terminal bahan bakar minyak Pertamina di wilayah Jakarta Utara. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jelang Hari Raya Idul Fitri, Anggota Komite BPH Migas Basuki Trikora Putra dan Eman Salman Arief melakukan kunjungan kerja ke Integrated Terminal Jakarta, salah satu terminal bahan bakar minyak Pertamina di wilayah Jakarta Utara.

Kunjungan kerja dilakukan untuk melaksanakan inspeksi dan monitoring kesiapan Pertamina Patra Niaga terkait kehandalan stok dan pendistribusian BBM selama periode Idul Fitri 1443 Hijriyah, khususnya pada momen puncak arus mudik dan arus balik.  

Baca Juga

Kunjungan tersebut diterima oleh Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat Pertamina Patra Niaga Eduward Adolof Kawi, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, Integrated Terminal Manager Jakarta Andi Ramadhan, serta Tim Manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat.

Basuki Trikora Putra menyampaikan bahwa Pertamina telah melakukan persiapan yang cukup dan siap untuk menyalurkan BBM dan LPG. Stok yang ada saat ini sudah memenuhi persyaratan ketahanan pasokan. Untuk memastikan ketercukupan tersebut, Pertamina harus melakukan pemantauan secara intensif dan 24 jam untuk mendeteksi jika terdapat masalah penyaluran, agar segera dapat diatasi.

“Kami mengapresiasi atas segala effort tim Pertamina untuk memberikan pelayanan maksimal, namun kita semua harus beri perhatian kepada dinamika yang terus terjadi di lapangan. Semoga dari mulai hari masa satgas diberlakukan sampai akhir nanti, segala sesuatunya bisa berjalan sesuai rencana,” ungkap Basuki pada Kamis (28/4/2022).

 

Pada kesempatan tersebut, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menjelaskan, Pertamina Patra Niaga telah membentuk Tim Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2022 sejak 11 April 2022 hingga 10 Mei 2022.

Lebih lanjut,  pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BPH migas selaku regulator untuk memastikan penyaluran BBM aman untuk masyarakat. Serta turut bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Polri, Jasa Marga, juga Pemerintah Provinsi dan Daerah.

"Pertamina Patra Niaga siap melayani kebutuhan energi masyarakat selama momen Ramadhan dan Idul Fitri. Semoga momentum mudik bisa berjalan aman dan lancar. Kami juga menghimbau masyarakat untuk memastikan keamanan rumah dan kendaraan saat ditinggalkan. Seperti mencabut regulator kompor gas, mematikan kompor, dan mengecek keamanan kendaraan serta mengisi penuh bahan bakar kendaraan,” pungkasnya.

Sementara itu khusus di wilayah Jawa Bagian Barat (Banten,  DKI Jakarta dan Jawa Barat),  Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Waljiyanto, memastikan Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah untuk melayani masyarakat.

“Khusus untuk RAFI ini, kami memprediksi akan ada peningkatan konsumsi BBM dibandingkan dengan tahun 2019 ketika belum ada pandemi. Berdasarkan itu, Pertamina telah mempersiapkan layanan tambahan sebanyak 63 Mobile Dispenser/ SPBU Kantong, 25 Unit layanan Modular, 120 Motorist, dan 4 Mini Klinik di Rest Area yang tersebar di Wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat,” jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement