Jumat 11 Mar 2022 20:52 WIB

AP II Fokuskan Peningkatan Penerbangan Kargo di Bandara Kertajati

BIJB memiliki daya tarik bagi sektor logistik nasional.

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka. PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) memastikan akan terus memfokuskan peningkatan lalu lintas penerbangan untuk maskapai kargo di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati.
Foto: Ist
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka. PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) memastikan akan terus memfokuskan peningkatan lalu lintas penerbangan untuk maskapai kargo di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) memastikan akan terus memfokuskan peningkatan lalu lintas penerbangan untuk maskapai kargo di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, angkutan kargo menjadi sektor yang masih terus bertumbuh di tengah pandemi Covid-19. "Sektor penerbangan secara umum masih terdampak pandemi Covid-19, khususnya untuk angkutan penumpang. Sementara itu, untuk angkutan kargo masih mengalami peningkatan," kata Awaluddin dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (11/3/2022). 

Baca Juga

Untuk itu, Awaluddin menegaskan Kementerian Perhubungan bersama AP II dan seluruh pemangku kepentingan fokus menyiapkan BIJB sebagai pusat kegiatan logistik. Termasuk juga untuk pengembangan angkutan kargo. 

Saat ini, Trigana Air resmi mengoperasikan pesawat khusus kargo (freighter) untuk mengangkut kargo dari dan ke Bandara Kertajati sejak 8 Maret 2022. Operasional Trigana Air menyusul maskapai Asia Cargo yang telah membuka rute penerbangan dari dan ke Bandara Kertajati sejak Desember 2021. 

Awaluddin menuturkan beroperasinya dua maskapai khusus mengangkut kargo tersebut menandakan BIJB memiliki daya tarik bagi sektor logistik nasional. "Geliat angkutan kargo mulai terlihat di Bandara Kertajati seiring dengan beroperasinya dua maskapai yang khusus mengangkut kargo," ungkap Awaluddin. 

Awaluddin menambahkan, pertumbuhan e-commerce memang menjadi salah satu pendorong peningkatan volume angkutan kargo di bandara-bandara AP II. Pada 2021, volume angkutan kargo di bandara-bandara AP II secara kumulatif mencapai 859.330 ton atau naik sekitar 20,53 persen dibandingkan 2020 sebanyak 712.990 ton.

"AP II sendiri tengah menyiapkan pengembangan kawasan Cargo Village di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Kertajati guna mengoptimalkan potensi yang ada di sektor angkutan kargo," jelas Awaluddin. 

Sementara itu, Direktur Komersial Trigana Air Daniel Kurniawan mengatakan potensi angkutan kargo di BIJB sangat baik. Daniel menuturkan BIJB berada di lokasi yangyang strategis. 

"Saat ini Trigana Air melayani penerbangan kargo di rute domestik," kata Daniel. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement